MENGAPA RUANG RUNDING DIBUTUHKAN?
Belum ada ruang digital yang memadai yang mempertemukan pemerintah, akademisi/pakar, masyarakat, dan berbagai pihak untuk bermusyawarah menyelesaikan berbagai problem sosial, termasuk termasuk soal penyusunan kebijakan publik dan program-program pemerintah.
Banyak platform digital yang dikembangkan selama ini yang fokus pada aspek partisipasi yang bertujuan untuk menjangkau sejumlah besar warga, namun belum cukup membuka ruang deliberasi yang berbasis pada argumen yang rasional dan mendalam.
Pada satu sisi, terdapat kebutuhan dari pemerintah daerah dan masyarakat untuk terhubung dan berkonsultasi dengan para akademisi/pakar yang berada di perguruan tinggi dan lembaga penelitian dalam rangka penyelesaian problem-problem yang dihadapi.
Akademisi dan pakar juga berkepentingan dalam aktualisasi kepakaran dan menghilirkan hasil-hasil penelitian untuk digunakan oleh masyarakat dan pemerintah secara luas.
Ruang Runding dengan berbagai fitur yang dikembangkan dapat menjadi platform digital yang menjalankan fungsi komunikasi publik, komunikasi kebijakan, dan komunikasi sains.
FITUR
- Runding
- Konsultasi
- Pustaka
- Petisi
- Proposal

PENGGUNA RUANG RUNDING
Ruang Runding dapat diimplementasikan oleh pemerintah (daerah) atau organisasi yang menghendaki terciptanya iklim demokrasi yang ideal dan proses pengambilan kebijakan yang terbuka dan partisipatoris. Setelah diimplementasikan di sebuah daerah, Ruang Runding dapat digunakan oleh masyarakat umum, representasi atau perwakilan masyarakat, pemerintah, akademisi dan pakar, komunitas bisnis, organisasi masyarakat sipil, dan berbagai pihak untuk berbagai keperluan sesuai dengan fitur-fitur yang dikembangkan. Sementara itu, jika Ruang Runding diimplementasikan pada sebuah organisasi, maka penggunanya adalah semua stakeholder dari organisasi tersebut. Pengguna memiliki tingkatan akses yang beragam yang disesuaikan dengan kebutuhan dan perannya masing-masing.
